Rawat Inap Eksekutif
Jenis Pelayanan Jantung
1.Ekhokardiografi Adalah pemeriksaan dengan menggunakan prinsip gelombang suara ultra (ultra sound) untuk melihat anatomi jantung saat bergerak (berdenyut), sehingga dapat diketahui adanya gangguan gerakan otot jantung, kebocoran sekat jantung, penyempitan/kebocoran katup jantung, ukuran ruang jantung, maupun adanya cairan serta tumor pada rongga jantung.
2.Test Treadmill (Uji Jantung Beban) Adalah alat untuk merekam perubahan EKG, tekanan darah dan frekuensi denyut jantung serta mengetahui kapasitas fungsi jantung waktu beraktifitas, ini penting bagi orang - orang yang mengalami : keluhan nyeri dada (EKG tidak khas) laki- laki >40 tahun atau wanita setelah menopouse yang disertai faktor resiko penyakit jantung koroner (PJK) seperti merokok, kegemukan, kurang aktivitas, hipertensi, kencing manis (DM), pasca rawat dengan angina pektoris tak stabil, pasca serangar jantung, dsb. Pemeriksaan ini sering juga digunakan untuk deteksi dini PJK disamping
Yang dapat di lakukan di lab.
Katerisasi
1.Keteterisasi Jantung (Angiografi Koroner, dll) Merupakan prosedur diagnostik dengan cara memasukkan kateter yang dibuat dari bahan plastik khusus berdiameter ± 2mm, yang didisain khusus untuk pemeriksaan jantung dan pembuluh darah. Pemeriksaan ini dilakukan melalui suatu sayatan kecil di kulit daerah lipat paha atau lengan dengan bius lokal, lalu kateter dimasukkan melalui jalur pembuluh darah sampai ke jantung, dengan bantuan zat kontras yang disuntikan dapat diketahui adanya kelainan anatomi jangtung, penyempitan/ sumbatan pembuluh koroner, gangguan fungsi pompa jantung, dsb. Pemeriksaan ini merupakan pemerikasaan terpenting untuk deteksi penyakit jantung koroner serta untuk tindakan lebih lanjut seperti balonisasi koroner baik dengan maupun tanpa stent, atau operasi bedah pintas koroner. Pemeriksaan ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit katup jantung dan kelainan jantung bawaan.
2.Percutaneus Coronary Intervention (PCI) Baik dengan Stent maupun tanpa Stent Merupakan tindakan intervensi non bedah dengan kateter khusus melalui sayatan 2mm di kulit (seperti kateterisasi jantung) untuk memasukan balon (bisa juga dengan stent semacam cincin kecil yang mirip ("per ballpen), pada pembuluh darah koroner yang menyempit agar dapat dilebarkan/dibuka untuk melancarkan kembali aliran darah. Tindakan dilakukan setelah diketahui adanya penyempitan pembuluh darah koroner dari pemeriksaan angiografi
3.BMW (Balon Mitral Valpoloplasty) Merupakan tindakan intervensi non bedah pada penyempitan katup mitral (stenosis mitral) dengan menggunakan balon khusus dengan tindakan yang menyerupai kateterisasi jantung. Kelainan stenosis ada umumnya terjadi akibat demam rematik yang terjadi pada usia anak - anak /remaja. Pasien biasanya mengeluh lekas capek, sesak nafas, dan berat badan sulit bertambah (cenderung kurus).
4.Pemasangan Pacu Sementara Maupun Permanen Tindakan ini dilakukan apabila terjadi gangguan/blok pada sistem listrik jantung dimana frekuensi denyut jantung menjadi sangat lambat sehingga menimbulkan keluhan atau dapat menimbulkan bahaya pada pasien tersebut. Pacu jantung sementara dapat dilepas setelah irama jantung menjadi normal, tetapi apabila tidak ada perubahan, maka pasang pacu jantung permanen.
5 .Operasi bedah Pintas Koroner Atau Ganti Katup Jantung Operasi ini dilakukan bila terdapat penyempitan pembuluh darah koroner yang cukup berat yang tidak ideal untuk dilakukan balonisasi koroner (PCI). Pada operasi ini pembuluh darah yang menyempit/tersumbat akan diberi aliran pengganti dari pembuluh darah kaki (bisa juga pembuluh darah dada atau lengan) yang disambungkan langsung dari aorta (arteri besar) dialirkan melampaui (mem by pass) penyempitan arteri koroner, sehingga aliran koroner menjadi lancar kembali. Sedangkan operasi ganti katup jantung dilakukan apabila terdapat penyempitan atau kebocoran katup kaki kanan/kiri berat yang tidak cukup lagi diatasi dengan obat-obatan dan sulit diatasi dengan tindakan lain.
Bagian Humas, Hukum, dan Pemasaran
Telp. (024) [REDACTED] pswt. 8005
Divisi Jantung
Telp. (024) [REDACTED] pswt. 6282
Telepon Sentral RSDK
Telp. (024)) [REDACTED] pswt 6282